Persepsi Istri yang Dipoligami Terhadap Poligami di Perumahan Pupuk Timur Kaltim
Keywords:
Poligami, Keharmonisan Keluarga, Hukum IslamAbstract
Poligami, meski merupakan sunah Rasulullah SAW, sering dianggap sensitif oleh masyarakat karena syarat yang berat, terutama terkait keadilan. Penelitian ini mengkaji kehidupan dua keluarga di Perumahan Pupuk Timur, Balikpapan Selatan, yang berhasil menjalani poligami secara harmonis. Tujuan penelitian ini adalah memahami pandangan istri terhadap poligami dan cara suami menciptakan keharmonisan dalam keluarga poligami. Penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Data dianalisis secara deskriptif untuk menghasilkan pemahaman yang mendalam. Hasil menunjukkan bahwa istri-istri memandang poligami sebagai syariat Allah yang harus diterima. Meskipun mereka menetapkan syarat tambahan yang tidak sesuai hukum Islam, hal tersebut dianggap tidak sah. Kedua keluarga yang menjalankan poligami ini tetap harmonis, dengan hubungan akur di antara para istri. Pemahaman terhadap syariat Allah, komitmen terhadap nilai agama, dan usaha bersama menciptakan keharmonisan menjadi faktor kunci keberhasilan. Poligami dapat berjalan harmonis jika dijalankan sesuai syariat dengan pemahaman agama yang baik. Persepsi positif terhadap poligami sebagai bagian dari keimanan berkontribusi pada keberhasilan hubungan keluarga.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Madinatul Iman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.