Pandangan Mazhab Syafii Tentang Konsep Wasiat Dalam Akad Tabarru

Authors

  • Syaiful Lukman

Keywords:

ahli waris, wafat, batas nilai sosial

Abstract

Secara umum akad di dalam fikih muamalah terkelompokkan menjadi dua, akad tijari dan akad tabarru’. Salah satu akad tabarru adalah wasiat. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan Mazhab Syafii tentang wasiat. Wasiat merupakan pemberian hak kepemilikan kepada orang lain yang bukan ahli warisnya, namun jika ingin memberikan kepada ahli waris sah hukumnya asal dengan syarat atas izin ahli waris tersebut. Akad wasiat ini secara tidak langsung membedakan dengan akad-akad yang lain seperti jual-beli, sewa menyewa, maupun hibah dari sisi berlakunya pemindahan kepemilikan harta tersebut. Yang mana akad wasiat ini berlaku jika si pemberi wasiat telah wafat.

Downloads

Published

27-11-2022

How to Cite

Lukman, S. (2022). Pandangan Mazhab Syafii Tentang Konsep Wasiat Dalam Akad Tabarru. Madinatul Iman, 1(2), 46–53. Retrieved from https://madinatul-iman.com/index.php/jurnal/article/view/9
Bootstrap demo