Pandangan Mazhab Syafii Tentang Konsep Wasiat Dalam Akad Tabarru
Keywords:
ahli waris, wafat, batas nilai sosialAbstract
Secara umum akad di dalam fikih muamalah terkelompokkan menjadi dua, akad tijari dan akad tabarru’. Salah satu akad tabarru adalah wasiat. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan Mazhab Syafii tentang wasiat. Wasiat merupakan pemberian hak kepemilikan kepada orang lain yang bukan ahli warisnya, namun jika ingin memberikan kepada ahli waris sah hukumnya asal dengan syarat atas izin ahli waris tersebut. Akad wasiat ini secara tidak langsung membedakan dengan akad-akad yang lain seperti jual-beli, sewa menyewa, maupun hibah dari sisi berlakunya pemindahan kepemilikan harta tersebut. Yang mana akad wasiat ini berlaku jika si pemberi wasiat telah wafat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Madinatul Iman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.